Notification

×

Iklan

Iklan

Gerak Cepat Petugas, Korban Terseret Ombak di Pantai Wonogoro Berhasil Dievakuasi

Minggu, 28 Desember 2025 | Desember 28, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-28T02:35:50Z


MALANG – Peristiwa tragis terjadi di kawasan wisata Pantai Wonogoro, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Seorang anak berusia 8 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terseret ombak saat bermain di muara pantai, Sabtu (27/12/2025) siang.


Korban diketahui bernama M. Alayubi, warga Desa Bedali, Kecamatan Lawang. Ia datang bersama keluarga untuk berwisata ke Pantai Wonogoro. Namun sekarang, saat bermain air di area muara, gelombang besar tiba-tiba datang dan menyeret korban bersama anggota keluarganya.


Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban tim bermain di sekitar muara yang jaraknya sekitar 150 meter dari bibir pantai.

“Pada saat korban bersama keluarga bermain air di muara, tiba-tiba datang gelombang cukup besar dari arah laut. Ombak tersebut menyeret korban dan keluarganya ke bagian muara yang lebih dalam,” ujar AKP Bambang, Minggu (28/12).


Dalam peristiwa itu, satu korban atas nama M. Alayubi dinyatakan meninggal dunia, sementara seorang anak lainnya mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Bantur.

"Korban anak yang sempat hilang berhasil ditemukan sekitar 20 menit kemudian dalam kondisi kematian dunia. Sementara korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapat perawatan," jelasnya.


AKP Bambang menambahkan, pihak kepolisian bersama tim gabungan dari Satpolairud, TNI AL, BPBD, serta pengelola wisata langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk proses membantu korban dan pengamanan kawasan pantai.

"Petugas segera mendatangi lokasi, melakukan evakuasi korban, pendataan saksi, serta koordinasi dengan pihak keluarga. Pihak keluarga menyatakan menolak melakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah," ungkapnya.


Ia juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di sekitar muara yang memiliki arus tidak menentu.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung pantai agar selalu mematuhi peringatan rambu, tidak berenang di area muara, dan memperhatikan kondisi gelombang demi keselamatan bersama,” pungkas AKP Bambang.