Notification

×

Iklan

Iklan

Penemuan Jenazah Perempuan di Kos Denpasar Gegerkan Warga, Polisi Lakukan Penyelidikan dan Autopsi

Kamis, 16 Juli 2026 | Juli 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-16T05:51:43Z

 


Denpasar – Seorang perempuan berinisial AS (26), asal Tegal, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Jalan Mekar II Blok A 12 Kavling 6, Banjar Pitik, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban yang diduga berkaitan dengan tindak penganiayaan.


Korban pertama kali ditemukan oleh adiknya, RA, yang datang ke lokasi kos karena tidak dapat menghubungi korban. Saat hendak memasuki area kos, saksi mencium bau busuk yang sangat menyengat. Setelah membuka kamar korban, saksi melihat bagian rambut dan tubuh korban yang tertutup boneka.


Tidak lama kemudian, seorang pria berinisial MZ (26), warga negara Singapura yang diketahui merupakan pacar korban, keluar dari kamar di sebelah kamar korban. Saat ditanya mengenai keberadaan korban, MZ tidak memberikan jawaban. Merasa curiga, saksi kemudian memukul MZ menggunakan helm sebelum pria tersebut melarikan diri dengan sepeda motor.


RA mengaku terakhir kali bertemu korban sekitar sepekan lalu. Keduanya bekerja di sebuah tempat biliar di Jalan Nakula, Kuta. Menurut saksi, korban dan MZ sebelumnya diketahui sempat beberapa kali terlibat pertengkaran akibat persoalan perselingkuhan.


Keterangan pengelola kos, Made A, menyebutkan bahwa korban telah menempati kamar kos tersebut sejak Maret 2025 bersama MZ.


Sementara itu, seorang perempuan berinisial DP yang mengaku baru mengenal dan berpacaran dengan MZ selama tiga hari menyampaikan bahwa dirinya sempat diajak menginap di lokasi kos pada 11 Juli 2026. Saat itu, ia mencium bau tidak sedap di dalam kamar, namun tidak menanyakan penyebabnya. Ketika kembali menanyakan bau tersebut kepada MZ pada 14 Juli 2026, pelaku diduga marah dan memukul tembok sambil melarang saksi bertanya.


Dari hasil olah tempat kejadian perkara, korban ditemukan dalam posisi telentang di lantai kamar. Jenazah tertutup boneka dan karpet yang terlipat rapi. Kondisi jenazah telah mengalami pembengkakan, pembusukan, kulit ari mengelupas, serta menimbulkan bau menyengat. Polisi tidak menemukan luka terbuka pada tubuh korban karena kondisi jenazah telah membusuk.


Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Rencananya, autopsi akan dilakukan pada Kamis (16/7/2026).


Kasi Humas Polresta Denpasar menyampaikan bahwa Satreskrim Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta mendalami dugaan keterlibatan MZ dalam kasus tersebut.  :::