Notification

×

Iklan

Iklan

Tragedi Dini Hari Jembatan Merah Youtefa, Tim Gabungan Evakuasi Korban Pemancing Jatuh ke Laut

Selasa, 14 Juli 2026 | Juli 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-14T05:05:23Z


Jayapura Kota – Tim gabungan Polresta Jayapura Kota bersama personel Polsek Abepura, Polsek Jayapura Selatan, Sat Polairud Polresta Jayapura Kota dan Basarnas melakukan pencarian serta evakuasi terhadap seorang pemancing yang jatuh ke laut dari Jembatan Merah Youtefa Holtekamp, Kelurahan Enggros, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Selasa (14/7) dini hari.


Korban diketahui bernama Firman (22), warga Jalan Nuri Kali Acai, Kota Jayapura, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan.


Peristiwa tersebut berawal sekitar pukul 01.35 WIT, saat salah satu saksi mendatangi Pos Polairud Jembatan Merah dan melaporkan bahwa rekannya telah terjatuh ke laut dari atas Jembatan Merah Youtefa.


Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama beberapa rekannya datang ke Jembatan Merah Youtefa dengan tujuan memancing. Saat sedang melakukan aktivitas tersebut, para saksi mendengar suara seseorang terjatuh dan kemudian mengetahui bahwa korban Firman telah jatuh ke laut.


Saksi sempat melihat cahaya senter kepala milik korban masih terlihat menyala di dalam air. Saksi kemudian bergegas mencari pertolongan dengan melaporkan kejadian tersebut ke Pos Polairud Jembatan Merah.


Menerima laporan tersebut, pada pukul 01.40 WIT, Piket Regu I Sat Polairud Polresta Jayapura Kota langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian menggunakan longboat serta berkoordinasi dengan Pos Polair Hamadi untuk meminta bantuan personel Polsek Jayapura Selatan.


Setibanya di lokasi, personel Sat Polairud langsung melakukan pencarian terhadap korban dari atas longboat. Namun, kondisi lokasi yang gelap serta arus laut yang cukup deras menjadi kendala sehingga pencarian melalui penyelaman belum dapat dilakukan.


Sekitar pukul 02.30 WIT, personel melakukan pendaratan di Pantai Cibery untuk meminta keterangan dari para saksi sekaligus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna mendukung proses pencarian korban.


Dalam proses pencarian, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Abepura, Polsek Jayapura Selatan,Piket Fungsi Polresta Jayapura Kota, Sat Polairud dan Basarnas melakukan penyisiran menggunakan dua unit perahu.


Sekitar pukul 05.40 WIT, tim gabungan berhasil menemukan korban yang telah tenggelam dalam kondisi tidak bernyawa. Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.


Pada pukul 06.18 WIT, jenazah korban tiba di Rumah Sakit Bhayangkara. Pihak keluarga kemudian diarahkan untuk membuat laporan polisi, surat permintaan visum, serta surat penolakan autopsi sesuai permintaan keluarga korban.


Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Abepura Kompol Paulus Hilapok, S.Kom., menyampaikan bahwa personel kepolisian bersama unsur terkait telah bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat dengan melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban.


"Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian ini. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan Polri dalam memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian yang membutuhkan bantuan masyarakat. Kami juga mengimbau kepada warga agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di lokasi perairan maupun area jembatan, terutama pada malam hari," ujar Kapolsek Abepura.


Polresta Jayapura Kota turut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas memancing di area jembatan atau lokasi yang memiliki risiko keselamatan, serta segera melaporkan apabila terjadi keadaan darurat.(*)


Penulis : Danu